*KALAU SUDAH LEPAS BERARTI BUKAN MILIKMU LAGI*


*KALAU SUDAH LEPAS BERARTI BUKAN MILIKMU LAGI*

Kalau uang sudah lepas dari tangan, berarti itu sudah bukan milik kita lagi. Caranya bisa macam-macam. Bisa karena ditipu. Bisa karena dihutangi tapi tidak dibayar. Bisa karena hilang. Bisa karena dibelanjakan. Bisa juga karena dicuri orang. Caranya berbeda-beda, tetapi hasilnya sama. Uang itu sudah keluar dari genggamanmu.

Dan sebenarnya, bukan hanya uang. Pasangan yang pergi, pekerjaan yang hilang, makanan yang jatuh, kesempatan yang terlewat, nama baik yang dirusak... apapun yang sudah lepas dari tanganmu, berarti itu memang bukan lagi bagianmu. Sebabnya bisa berbeda. Ada yang datang lewat pengkhianatan. Ada yang datang lewat kelalaian. Ada yang datang lewat kehilangan. Tetapi semua sebab itu hanyalah jalan. Hanyalah pintu. Bukan inti masalahnya.

Inti masalahnya sederhana. Yang sudah bukan milikmu, tidak perlu dipaksa untuk kembali. Makin dikejar, hati makin lelah. Makin diratapi, hidup makin sesak. Makin disalahkan, batin makin berat. Karena ada hal-hal di dunia ini yang Tuhan ambil dengan caranya sendiri. Ketika Tuhan sudah mengambil, tugas kita bukan melawan. Tugas kita bukan berdebat dengan kenyataan yang sudah terjadi.

Tugas kita adalah menerima. Melepaskan. Percaya bahwa yang pergi karena memang bukan untukmu. Yang pergi sedang memberi ruang. Ruang kosong itu bukan hukuman. Ruang kosong itu adalah tempat. Dan apa yang masih di tanganmu hari ini, itulah rezeki yang memang dititipkan untukmu saat ini. Fokus ke situ jauh lebih menenangkan daripada menghabiskan tenaga mengejar yang sudah selesai.

Karena hidup tidak pernah salah alamat. Yang datang, datang dengan sebabnya. Yang pergi, pergi juga dengan sebabnya. Tidak ada yang hilang tanpa alasan, dan tidak ada yang datang tanpa maksud. Maka ketika pasangan pergi, ketika pekerjaan lepas, ketika uang raib, jangan buru-buru menyimpulkan hidupmu dirampas. Mungkin hidupmu sedang diarahkan.

Jadi tenangkan hati. Uang yang hilang, pasangan yang pergi, pekerjaan yang lepas, semua itu hanya tanda. Tandanya jelas. Itu sudah bukan milikmu lagi. Dan apa yang bukan milikmu, lepaskan dengan lapang. Karena selama genggamanmu masih penuh dengan yang bukan untukmu, tanganmu tidak akan kosong untuk menerima yang memang untukmu.

0 Response to "*KALAU SUDAH LEPAS BERARTI BUKAN MILIKMU LAGI*"

Post a Comment