Jangan tanya kenapa ini datang. Terimalah.
Karena yang datang bukan selain dirimu.
Semesta memang luas, tapi ia hanya bisa meminjamkan apa yang sudah ada di dalammu.
Yang bukan kamu, akan lewat. Yang kamu, akan tinggal.
Jadi semua yang terjadi hari ini bukan kebetulan.
Itu kamu, sedang bertemu dengan dirimu dalam rupa lain.
Menerima bukan karena indah.
Menerima karena itu cermin.
Dan melawan cermin berarti melawan wajah sendiri.
Semesta selebar ini, tapi saringannya cuma satu: dirimu.
Maka apa pun yang sampai ke tanganmu, sebetulnya sudah lama ada di dadamu.
Hidup tidak memberimu apa-apa. Hidup hanya mengembalikanmu padamu.
Berhenti mencari di luar.
Yang kamu kejar adalah bayanganmu yang berjalan lebih dulu.
Yang luas adalah dunia. Yang sempit adalah pintu hatimu.
Dan hanya yang sefrekuensi yang bisa masuk.
Jadi semua kejadian, semua orang, semua rasa...
adalah surat cinta semesta yang ditulis dengan tulisan tanganmu sendiri.
0 Response to "Jangan tanya kenapa ini datang. Terimalah."
Post a Comment